Media Konstruksi Indonesia - Berita konstruksi - RI Gandeng Jepang untuk Penghematan Energi - Referensi Yang Mencerdaskan
/ am
RI Gandeng Jepang untuk Penghematan Energi
Diposting oleh : Administrator Pada Senin, 15 Juli 2013 - 11:27:57 WIB

JAKARTA - Pemerintah melalui Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementrrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kerjasama penerapaan Demonstration Project for Smart Communites in Industrial Park dengan The New Energy and Industrial Technology Development Organization of Japan (NEDO).

Kerjasama tersebut merupakan salah satu upaya untuk menerapkan efisiensi energi di sektor industri. Penerapan proyek Smart Communities ini merupakan demonstration project pertama NEDO yang dilaksanakan di kawasan Asia.

"Kegiatan ini merupakan proyek kerja sama antara Jepang dan Indonesia dengan melibatkan perusahaan antar negara yaitu Sumitomo Corporation, Mitsubishi Electirc, Fuji Electric, NTT Communications, PT PLN (Persero), dan PT Suryacipta Swadaya (Pengelola Kawasan Industri) untuk memperkenalkan smart communities sebagai model kawasan industri cerdas dan ekologis," ungkap Dirjen EBTKE, Kementerian ESDM, Rida Mulyana di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Rida mengatakan, MoU ini tentang The Demonstration Project for Smart Communities in Indusrian Parks yang terletak di kawasan industri Suryacipta City, Karawang Indonesia. MoU ini didasarkan pada hasil FS smart communities in Industrial Parks di Kawasan Industri Suryacipta City yang telah dilaksanakan pada tahun 2012.

"Upaya penerapan efisiensi energi perlu terus dilakukan untuk mengendalikan laju permintaan energi. Permintaan energi nasional saat ini relatif tinggi dengan pertumbuhan rata-rata tujuh persen per tahun," jelasnya.

Menurut Rida, pertumbuhan energi ini terutama karena pertumbuhan ekonomi sebesar 6,1 persen pertahun dan pertumbuhan penduduk sebesar 1,1 persen per tahun.

"Namun energi masih digunakan dengan cara yang tidak efisien atau boros, termasuk di sektor industri. Sektor industri merupakan pengkonsumsi energi terbesar dengan pangsa 38 persen terhadap konsumsi energi nasional, namun belum menerapkan secara optimal prinsip-prinsip efisiensi energi. Potensi penghematan energi di sektor industri relatif tinggi yaitu 10-30 persen," tandasnya. (wan) (wdi)


Baca Juga :
  • Indonesia Target Investor Prancis
  • Gita: Pemerintah Akan Impor Cabai Secepatnya
  • Dana Hambalang, KPK Periksa Ketua Panitia Kongres Demokrat 2010
  • Android Jelly Bean Kini Paling "Berkuasa"
  • Raup Ratusan Juta, Calo STNK Tak Ada Matinya

  • 0 Komentar :


    Komentar Anda:
    Nama
    Email
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

    ( Website ini akan tampak lebih baik di browser chrome atau firefox )